0

Lima Siswa Raih Juara pada Momen Hardiknas

LAMPUNG UTARA, INDONEWS  SMAN 1 Abung Tengah menegaskan komitmennya dalam mewujudkan layanan pendidikan yang inklusif, adil, dan berbasis teknologi.

Komitmen ini diwujudkan melalui penerapan pembelajaran diferensiasi, pemanfaatan teknologi pembelajaran digital, peningkatan kompetensi guru, serta pembinaan prestasi siswa di bidang sains, teknologi, dan seni.

Dalam penerapan pendidikan inklusif, SMAN 1 Abung Tengah mengadopsi konsep “Among”yang menekankan keteladanan, pendampingan, dan pemberian ruang bagi siswa untuk berkembang sesuai potensi masing-masing.

Guru difungsikan sebagai fasilitator yang membimbing dengan empati, sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan tidak diskriminatif bagi seluruh peserta didik, termasuk siswa berkebutuhan khusus.

Di era digitalisasi, hampir seluruh mata pelajaran di SMAN 1 Abung Tengah telah menggunakan Interactive Flat Panel (IFP) atau Smart TV  bantuan pemerintah.

Pemanfaatan perangkat ini membuat materi pembelajaran lebih interaktif dan menarik. Sekolah juga mengintegrasikan platform digital seperti Canva, Quizizz, serta berbagai media pembelajaran interaktif dalam proses belajar mengajar untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa.

BACA JUGA :  Mural Action Week Bireuen Ditutup, Ini Daftar Pemenangnya

Peningkatan kompetensi guru menjadi prioritas berkelanjutan. SMAN 1 Abung Tengah secara aktif memfasilitasi tenaga pendidik untuk mengikuti pelatihan, workshop, dan program pengembangan profesional.

Sejumlah guru dan tenaga kependidikan telah menyelesaikan pendidikan S1 dan S2 serta mengikuti sertifikasi keahlian guna meningkatkan mutu pembelajaran.

Terkait penyaluran tunjangan guru, proses administrasi di SMAN 1 Abung Tengah berjalan lancar dan tepat waktu. Sekolah terus menjaga koordinasi dengan pihak terkait agar hak guru dapat diterima sesuai ketentuan.

Capaian membanggakan juga ditorehkan siswa SMAN 1 Abung Tengah pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2026. Lima siswa berhasil meraih juara dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten.

Dua siswa di antaranya meraih juara pertama dan akan mewakili kabupaten ke tingkat provinsi. Prestasi ini merupakan hasil pembinaan intensif melalui kegiatan ekstrakurikuler dan pendampingan khusus bagi siswa berpotensi unggul.

“SMAN 1 Abung Tengah berkomitmen memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh siswa untuk belajar, berkembang, dan berprestasi. Kami akan terus memperkuat ekosistem pendidikan yang inklusif dan inovatif,” ujar Suryati. (Andre)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Pendidikan