0

BOGOR, INDONEWS | Seorang Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor diduga menjadi korban Rudapaksa diduga oleh tetangga. Akibatnya, korban hamil 5 bulan dan terpaksa harus dioperasi sesar, namun bayinya meninggal dunia.

Bhabinkamtibmas Polsek Tanjungsari, Desa Sirnarasa, Watono saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp, Senin (1/7/2024) menyampaikan bahwa pihak keluarga korban sedang berupaya musyawarah dan pihak keluarga sudah dipanggil untuk di-BAP, namun tidak datang.

“Sejauh ini keluarga korban masih memohon berupaya musyawarah. Hari Senin kemarin orangtua korban sudah saya panggil untuk di BAP, namun enggak datang,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya Kepolisian Polsek Tanjungsari aktif menangani kasus tersebut.

“Kita aktif komunikasi dan penanganan dari awal,” katanya.

Terkait siapa dugaan pelakunya, pihak Polsek Tanjungsari masih mendalami karena  saat kejadian dugaan pemerkosaan tidak ada saksi.

“Untuk dugaan perlu kita lidik dan dalami lebih lanjut karena tidak ada saksi yang melihat,” jelasnya.

Disinggung soal bagaimana proses kelahiran anaknya hingga meninggal dunia, yang mana proses melahirkan korban dibantu RSUD Cileungsi yang dinyatakan kandungan lemah sehingga diambil tindakan operasi sesar, Bhabinkamtibmas Sirnarasa mempersilahkan untuk konfirmasi ke RSUD Cileungsi.

BACA JUGA :  Berpihak Pada Masyarakat, Pospera Ajak Kaum Milenial Pilih Paslon Bayu-Kang Mus

“Kalau untuk itu, konfirmasi ke RSUD pak. Jangan ke saya,” katanya

Berkaitan kasus tersebut, Watono menjelaskan juga kasus ini akan dilimpahkan dan ditangani oleh PPA Polres Bogor setelah selesai diperiksa semua.

“Nanti PPA Polres yang melakukan itu. Karena kalau sudah kita periksa semua kita limpahkan ke polres,” jelasnya.

Nasim, kakak ipar korban, meminta kasus ini agar segera diproses dan diusut tuntas sehingga pelaku cepat ditangkap.

“Saya cuma meminta kasus ini diusut tuntas dan ketahuan siapa pelakunya agar segera ditangkap,” pintanya.

Sementara itu, IPDA Ndaru Cahya, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bogor mengatakan, untuk mengetahui lebih kasus tersebut datang langsung ke Polres Bogor, Senin (1/7/2024).

“Silahkan datang ke kami untuk mengetahui informasi. Apakah saudara sudah konfirmasi juga dengan keluarga korban sendiri? Silahkan datang dengan keluarga korban ke kami untuk jelasnya. Makanya silahkan bapak datang ke kami dengan keluarga korban biar jelas duduk perkara nya,” jawabnya. (Firm)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor