0

SAMPIT,– Di ruas jalan depan PT. JHNS, Km 4,5 Sampit Pangkalan Bun, Jalan Jenderal Sudirman terdapat puluhan truk, tangki, tronton bermuatan CPO (Crud Palm Oil)  yang berjejer di bahu jalan raya. Seperti terpantau pada Jumat (6/1/2023).

Warga setempat mengatakan, akibat sering dipakai parkir kendaraan berat tersebut, jalan menjadi berlubang.

“Jalan jadi cepat rusak karena selama satu 1×24 jam kendaraan truk parkir di sana. Bahu jalan raya diduga memang digunakan sebagai lahan parkir karyawan PT. JHNS,” jelas warga berinisial Su, saat ditemui di lokasi, Sabtu pekan kemarin.

Selain itu, menurut warga, adanya truk tanki tronton parkir di bahu jalan tersebut sangat mengganggu pengguna jalan saat beraktivitas di Kota Sampit.

Warga lainnya berinisial BH, kepada wartawan, Rabu (16/11) mengatakan, seharusnya setiap perusahaan memiliki lahan parkir bagi karyawan.

“Kalau perusahaan tidak menyediakan lahan parkir, dan malah parkir di bahu jalan, jelas menyalahi aturan,” ujarnya.

Sementara salah seorang petugas keamanan PT. JHNS mengatakan, perusahaannya sudah koordinasi dengan pihak Dinas Perhubungan Sampit, Kotim.

BACA JUGA :  Kapolres Lampung Utara Pantau Pengamanan Malam Tahun Baru 2024

Namun demikian, warga meminta agar parkir tersebut ditertibkan karena mengganggu pengguna jalan yang lain.

“Untuk apa pemerintah melakukan pelebaran jalan kalau nyatanya digunakan untuk kepentingan bisnis perusahaan. Besar harapan kami kepada manajemen perusahaan untuk menertibkan karyawan yang parkir sembarangan,” kata warga.

Ia juga meminta pihak kepolisian, khususnya Satuan Lalulintas dan Satuan Perubungan Darat Kotim Sampit untuk menindak tegas perusahaan yang memarkir kendaraan di bahu jalan. (NC)

You may also like

Comments

Comments are closed.