0

BIREUEN, INDONEWS | Pemilik Sejahtera Swalayan Bireuen, H. Anafiah Husen mengadakan syukuran yang dilaksanakan di lokasi sejahtera swalayan yang baru saja siap dibangun di jalan Bireuen-Takengon.

Pada kesempatan tersebut, Pemilik Sejahtera Swalayan Bireuen, H. Anafiah Husen mengatakan, dengan hadirnya usaha ini bisa membatu peningkatan jumlah penganguran, dengan memberikan mereka peluang kerja, khusus masyarakat pribumi.

“Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar atas dukungan dari semua pihak, dengan hadirnya sejahtera swalayan ke 2 di Bireuen ini, masyarakat pun bisa belanja dengan mudah dengan harga terjangkau dan tidak mengecewakan para pelangan bila berbelanja,” jelasnya.

Acara syukuran yang dilakukan oleh pemilik sejahtera swalayan sekaligus menyantuni anak yatim dan melakukan tauziah agama islami oleh Abiya Jeunieb yang merupakan seorang ulama muda dan pemimpin YPI Dayah Rauhul Mudi Al-Aziziyah.

Abiya juga menjabat sebagai Ketua Barisan Muda Ummat (BMU) dan Abiya Jeunieb lebih dikenal sebagai ulama kharismatik dari Kabupaten Bireuen.

Dalam tauziah tersebut, Abiya Jeunieb mengatakan sangat bersyukur kepada Allah SWT.

BACA JUGA :  Hari Ke-7, Kapolres Lampung Utara Salurkan Bantuan pada Warga Terdampak BBM

“Bahwa ada saudara kita hari ini yang perduli terhadap kepentingan segala kebutuhan bagi masyarakat kita, dimana barang yang dijualpun tidak terlepas dari hukum islam yang ada semuanya halal dan tidak perlu dihiraukan lagi,” terangnya.

Secara ringkas, Abiya Jeunieb juga berpesan kepada pemilik sejahtera swalayan, agar kiranya pada waktu sholat diupayakan aktivas swalayan bisa dihentikan sejenak untuk melakukan sholat, dikarenakan Kota Juang Bireuen adalah kota santri dan apapun yang dapatkan nantinya semuanya akan menjadi berkah.

Selain itu juga, Abiya menyebutkan, bila Anda belanja hendaknya bisa menyisihkan uang kembali untuk dapat kiranya bersedekah, dengan begitu nantinya akan bisa membantu sesama, terutama anak yatim yang selama ini tidak ada yang perduli terhadap nasib mereka, namun hari mereka sudah didik pada dayah Abu Mudi Samalanga.

“Hati-hati bagi pemilik swalayan dalam menjual barang apapun jenisnya, disebabkan semuanya punya hukum yang sudah diatur dalam Alquran. Banyak persoalan lainnya dalam tausiah yang dibahas Abiya dalam acara syukuran tersebut,” katanya.

BACA JUGA :  Idul Fitri 1444 H, Dirut PT. Takabeya Perkasa Group Sambung Tali Silahturahmi

Syukur adalah salah satu konsep mendasar dalam ajaran Islam yang berkaitan dengan rasa terima kasih dan penghargaan kepada Allah atas segala nikmat yang diberikan.

Syukur tidak hanya berupa ungkapan lisan, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan serta pengakuan hati akan segala nikmat yang datang dari Allah.

Dalil dari Al-Quran

Allah SWT berfirman: “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7)

Syukuran yang diadakan oleh Pemilik sejahtera swalayan di Bireuen, selain santunan anak yatim, tausiah islami, grand opening, ditandai adanya pemotongan pita.

Hadir pada kesempatan itu, Pj Bupati, Calon Bupati Bireuen terpilih, Para tokoh masyarakat, insan pers, mantan Kepala Dinas Pertanian Alie Basyah SP, perangkat desa setempat dan ratusan masyarakat. (Hendra)

You may also like

Comments

Comments are closed.