0

BIREUEN, INDONEWSTumpukan sampah mulai terlihat di seputaran pusat Kota Juang Kabupaten Bireuen.

pantauan media ini, Kamis (3/12/2025), tumpukan sampah itu mulai mengeluarkan bau tak sedap (busuk) yang sangat menganggu penguna jalan dan pedagang.

Tumpukan sampah ini berasal dari sampah warga saat banjir melanda Kabupaten Bireuen, seminggu lalu dan membuat semua infrastruktur hancur lebur, ekonomi lemah, terjadi juga krisis BBM, Gas Elfiji dan lain-lain.

pantauan media pada Rabu, sudah satu minggu sampah tidak diambil. Kemungkinan besar akibat krisis BBM di setiap unit mobil dinas DLHK Bireuen, seharusnya kondisi ini tidak harus terjadi, sebab bila tumpukan sampah terus tidak diambil, sudah pasti akan menganggu kesehatan lingkungan, misalkan munculnya wabah penyakit seperti disentri dan lain-lain.

Saat ini pihak DLHK Bireuen belum bisa dikonfirmasi, semuanya sedang dalam kondisi suka akibat bencana banjir.

Sementara Hambih warga Kota Juang Kabupaten Bireuen berharap, menyangkut masalah sampah ini harus benar-benar segera diatasi, sebelum mengakibatkan berbagai kasus baru, sebelum hal positif terjadi seperti tidak diinginkan.

BACA JUGA :  Pengamanan Idul Fitri 1443 H, Kapolres Lampura Bentuk Satgas Anti Begal

“Pemerintah juga diminta membuat kerja sama dengan pihak SPBU yang ada, agar memprioritaskan BBM khususnya kepada mobil dinas DLHK yang seharian bekerja untuk membersihkan sampah,” harap Hambih.

Menurutnya, tumpukan sampah yang kini sedang terjadi di pusat Kota Bireuen, sangat mengancam kesehatan warga Bireuen.

Hambih berharap unsur dinas terkait, segera mengambil sikap agar Kabupaten Bireuen terlepas  dari ancaman berbagai macam penyakit. (Hendra)

You may also like

Comments

Comments are closed.