0

BOGOR, INDONEWS — Kepala Desa Bojong Jengkol, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Awaludin Ma’rifatullah, menegaskan komitmennya untuk terus membangun desa yang mandiri, maju, dan dekat dengan warganya.

Hal tersebut disampaikannya kepada Pimpinan Perusahaan Media Indonews Sri Ratnaningsih yang akrab disapa Teh Nci, didampingi salah satu staf Perusahaan Indonews, Yeyet, saat disambangi di kantornya di Desa Bojong Jengkol.senin (19/10/2026).

Dalam pertemuan hangat tersebut, Awaludin yang dikenal dengan jargon “Ngabret” ini menceritakan berbagai program yang tengah digencarkan di desanya.

Salah satu fokus utamanya adalah menjadikan Bojong Jengkol sebagai Desa Percontohan Ketahanan Pangan di wilayah Ciampea. Bersama Karang Taruna dan kelompok tani, ia berhasil memanfaatkan lahan seluas 5.000 meter persegi untuk program tanam padi, bahkan dengan inovasi pemanfaatan galon bekas sebagai media tanam.

“Prinsip saya sederhana, jadi Kades harus ngabret, harus selalu ada di tengah warga. Kalau ada laporan warga, apapun itu, kita langsung turun. Karena desa ini maju bukan karena Kadesnya, tapi karena kebersamaan warganya,” ujar Awaludin, kepada Media-Indonews.

BACA JUGA :  Musrenbang Menyerap Aspirasi Masyarakat Cilaku

Komitmen itu dibuktikan dengan gerak cepatnya bersama Tiga Pilar Desa. Saat Bendungan Sungai Cikalancing di Kampung Bojong Jengkol Duren mengalami kerusakan yang mengancam pasokan air irigasi petani, Awaludin bersama Babinsa Sertu Ali Maskuri dan Bhabinkamtibmas Aiptu Yongki Novara langsung turun ke lapangan untuk merumuskan perbaikan darurat.

Tak hanya pembangunan fisik, sisi sosial dan keagamaan juga menjadi perhatian. Ia selalu berada di garda terdepan dalam setiap kegiatan warga, seperti saat mengawal Pawai Ta’aruf MTQ Desa Bojong Jengkol Tahun 2026 yang diikuti ratusan warga dari 12 RW dengan penuh antusias.

Sri Ratnaningsih (Teh Nci) mengapresiasi kepemimpinan Awaludin Ma’rifatullah yang dinilai merakyat dan inspiratif.

“Kami melihat langsung bagaimana Pak Kades sangat dekat dengan warganya. Gaya kepemimpinannya yang santai, duduk di kursi bambu, ngobrol tanpa sekat, ini yang dibutuhkan pemimpin desa masa kini. Program ketahanan pangannya juga sangat kreatif dan bisa menjadi contoh bagi desa lain di Kabupaten Bogor,” ujar Teh Nci.

Menanggapi pernyataan itu, dengan semangat kebersamaan, Awaludin optimis Desa Bojong Jengkol akan terus berkembang menjadi desa yang mandiri pangan, aman, dan sejahtera.

BACA JUGA :  Desa Wangi Sagara Dikunjungi BPD dan BPMD Gianyar Bali

“Doakan saja, kami ingin Bojong Jengkol ini menjadi desa yang tidak hanya maju secara pembangunan, tapi juga maju kekeluargaannya. Maju desanya, bahagia warganya,” pungkas Awaludin. (Yeyet)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Wajah Desa