0

BOGOR, INDONEWS — SDN Cipeucang 02, Kabupaten Bogor terus menghadirkan kegiatan pembelajaran yang kreatif, edukatif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.

Salah satunya melalui program “Ketahanan Pangan, Tanam Padi dengan Media Galon Bekas” yang dilaksanakan di lingkungan sekolah.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala SDN Cipeucang 02, Jaja, M.Pd., bersama dewan guru dan para siswa. Program ini menjadi salah satu upaya sekolah dalam mengenalkan konsep ketahanan pangan sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada siswa mengenai proses menanam padi.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan pengumpulan galon air mineral bekas yang sudah tidak digunakan. Galon-galon tersebut kemudian dimanfaatkan kembali sebagai media tanam. Bersama guru, para siswa melakukan proses persiapan dengan memotong galon agar dapat digunakan sebagai wadah tanaman.

Setelah media tanam siap, galon diisi dengan tanah dan kemudian benih padi ditanam pada masing-masing media. Tanaman selanjutnya diberikan pupuk dan disiram secara rutin. Para siswa turut terlibat dalam proses perawatan dengan mengamati pertumbuhan tanaman padi dari waktu ke waktu.

BACA JUGA :  Pawai dan Atraksi Seni Semarakan Pelepasan Siswa SDN Tapos 02

Kegiatan ini memberikan pengalaman nyata kepada siswa mengenai proses pertumbuhan padi, mulai dari benih, tumbuh menjadi tanaman, hingga nantinya dapat memasuki tahap panen.

Siswa juga belajar bahwa barang bekas yang ada di sekitar lingkungan sekolah dapat dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang berguna.

Setelah kurang lebih dua minggu, perkembangan tanaman padi menunjukkan hasil yang sangat baik. Tanaman mulai tumbuh dan berkembang dengan baik sehingga memberikan semangat dan antusiasme bagi para siswa untuk terus merawatnya.

Program “Ketahanan Pangan, Tanam Padi dengan Media Galon Bekas” memiliki beberapa tujuan, di antaranya mengenalkan kepada siswa proses menanam padi dari tahap semai hingga panen, memanfaatkan barang bekas berupa galon air mineral sebagai media tanam, serta menciptakan lumbung pangan mini di lingkungan sekolah.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila (P5), terutama gotong royong, mandiri, dan kreatif. Melalui kegiatan bersama, siswa belajar bekerja sama, bertanggung jawab dalam merawat tanaman, serta mengembangkan kreativitas dengan memanfaatkan barang bekas.

BACA JUGA :  Jalan Dewi Sartika Berubah Jadi Lintasan Lari Dadakan

Kepala SDN Cipeucang 02, Jaja, M.Pd., bersama dewan guru, terus memberikan pendampingan kepada para siswa dalam pelaksanaan program tersebut.

Sekolah berharap kegiatan ini dapat menjadi pengalaman pembelajaran yang berkelanjutan sekaligus menumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan dan pentingnya ketahanan pangan.

Melalui program ini, SDN Cipeucang 02 menunjukkan bahwa ketahanan pangan dapat dikenalkan sejak dini melalui kegiatan sederhana, kreatif, dan nyata.

Dengan memanfaatkan galon bekas sebagai media tanam, lingkungan sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang bagi siswa untuk mengenal pertanian, menjaga lingkungan, bekerja sama, dan belajar bertanggung jawab. (Mega)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor