0

BIREUEN, INDONEWS – Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh pihak SMPN 2 Peusangan Bireuen diwarnai dengan santunan anak yatim serta sumbangan dari siswa untuk Palestina.

Acara berlangsung di halaman SMPN 2 Peusangan Bireuen, Sabtu (18/11/2023). Dedangkan Penceramah, Tgk Ali Imbran dari Aceh Utara.

Maulid Nabi merupakan peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, yaitu pada 12 Rabiul Awal. Nabi Muhammad SAW dilahirkan oleh seorang ibu bernama Aminah binti Wahb dan sang Ayah bernama Abdullah bin Abdul Muthalib.

Nabi Muhammad sendiri lahir pada Senin, 12 Rabiul Awal di Makkah. Pada hakikatnya, Maulid Nabi tidak hanya sekadar pengingat sejarah bagi kaum muslim. Akan tetapi juga sebagai pengingat umat muslim dengan sosok nabi terakhir yang begitu mulia kehadirannya.

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Peusangan Bireuen, Adrian pada kesempatan itu menyebutkan setiap siswa diminta untuk mencontoh ketauladanan Rasullulah.

“Kita harus saling memberikan rasa kasih sayang, saling menghormati, apalagi kita masih duduk di SMPN. Tentunya kita wajib menghargai dan menghormati guru terutama sekali dan juga menghargai teman-teman tidak ada rasa hebat, saling mengejek dendam kita ke sekolah hanya untuk memikirkan masa depan,” katanya.

BACA JUGA :  Ketua K3S Rumpin: Peran Pers pada Masyarakat Pendidikan Sangat Penting

Selanjutnya dikatakan, bahwa kita tidak bisa merubah waktu maupun untuk mundur ke belakang yang bisa kita hanya mengintropeksi diri agar lebih baik ke masa yang akan datang, mungkin selama ini masih banyak kekurangan dalam hidup kita yang perlu dibenahi.

Adrian juga mengajak para siswa untuk terus berbuat kebajikan kepada siapa pun meski mereka tidak mengenal diri sendiri.

Seperti halnya Nabi Muhammad SAW yang merupakan tokoh penting dalam sejarah agama Islam. Bahkan dapat dikatakan, seluruh umat muslim pasti sudah mengenal sosok seorang nabi dengan segala kebaikan dan kerendahan hatinya ini.

Ia pun disebut sebagai utusan Allah yang menjadi tauladan seluruh umat muslim di dunia. Baik dari zaman kenabian hingga zaman modern saat ini.

Nabi Muhammad tidak lepas dari upaya menyeru seluruh umat manusia agar beribadah kepada Allah dan menunjukkan mereka jalan yang lurus dalam urusan dunia maupun akhirat. (Hendra)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Pendidikan