0

BOGOR, INDONEWS | Upaya pemerintah dalam melakukan pencegahan terhadap praktik pungutan liar (pungli) dengan cara membentuk tim saber, dinilai masih belum menuai hasil yang maksimal, pasalnya praktik kotor itu disinyalir masih kerap terjadi.

Kali ini dugaan pungli diduga terjadi di lingkungan Rainbow Hils Golf Club, yakni pada pengendara sepeda motor yang melintas dijalan Padang Golf Bukit Pelangi Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang diduga dilakukan oknum security.

Dugaan praktik pungli itu, diungkapkan kepada wartawan oleh insial AB (25) salah seorang pengendara yang melintas di jalan tersebut.

Saat melewati pos security menuju keluar telah menunggu beberapa oknum security yang modus membuka palang keluar dan mencegat pengendara selanjutnya meminta sejumlah uang.

“Kami rombongan beberapa motor mau ke puncak lewat belakang jalan bukit pelangi dan berangkat malam, namun pas mau keluar jalan bukit pelangi yang ada lapang golf dan ada pos security di situ kami dipinta sejumlah uang agar bisa lewat dan dibukakan palang oleh security yang jaga disitu,” terangnya.

BACA JUGA :  Video Begal di Ciangsana, Kapolsek Gunung Putri: Benar, Tapi Korban Belum Lapor

Bukan hanya itu saja, pengendara lain yang mau melintas jalan tersebut juga sama dimintai sejumlah uang oleh oknum security yang jaga dipos tersebut.

“Pengendara lain yang melintas di jalan tersebut juga sama dimintai sejumlah uang oleh oknum security dipos yang arah keluar jalan tersebut,” katanya.

AB menambahkan, praktik dugaan pungli tersebut sering dilakukan malam menjelang akhir pekan malam Sabtu dan malam Minggu karena pengendara banyak yang melintas mengunakan jalan tersebut.

“Yang paling sering dan mencolok praktik itu, malam Sabtu ma malam Minggu, kan banyak tuh pengendara yang lewat mau kepuncak lewat jalan padang Rainbow Hils Golf Bukit Pelangi,” imbuhnya.

Sementara Ojin selaku Kordinator Security perusahan PT. Cahaya Fajar Mitratama (CFM) Siliwangi Security Service yang merupakan perusahaan bidang pengelolaan Security Service selaku pihak ketiga yang dipercaya oleh Rainbow Hils Golf Club saat dikonfirmasi mengatakan bahwa dirinya akan mengecek dan mengkonfirmasi informasi tersebut karena praktik itu sangat dilarang.

“Oh itu coba nanti saya kompir anggota saya karena saya sangat melarang hal tersebut,” ujarnya, Selasa (14/5).

BACA JUGA :  Kepala Desa Jonggol Kunjungi Warga Terdampak Abrasi Sungai Cipamingkis

Ojin juga mengaku dan menegaskan bahwa praktik yang dilakukannya oleh anak buahnya di lapangan tidak tahu dan akan mengevaluasi hal tersebut.

“Selama ini saya tidak mengetahui kalau ada info kaya gini. Saya akan evaluasi oknum anggota saya dan ini diluar sop,” tegasnya.

Dirinya juga berjanji akan memberikan sanksi kepada anak buahnya yang melakukan pelanggaran dan jika perlu akan dipecat.

“Saya akan kasih peringatan dulu atau SP kalau masih berjalan terus akan saya berhentikan,” tukasnya. (Firm)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor