0

SERANG KOTA, INDONEWS – Satu Minggu sebelum Idul Fitri dan sekaligus menjelang libur panjang SDN 1 Unyur Kecamatan Serang, Kota Serang menggelar buka bersama (bukber) dengan pesantren kilat (Sanlat) di halaman sekolah setempat, Sabtu (21/4/2022).

Kegiatan religi ini dihadiri Kepala SDN I Unyur Ida Sa’adiyyah MPd, para dewan guru dan seluruh para orangtua siswa, kemudian diikuti sekitar 300 siswa/siswi yang terdiri dari  kelas 4, 5 dan 6 secara bersama-sama kegiatan juga diisi acara bukber, pesantren kilat dilanjutkan sholat magrib berjamaah.

Dalam acara ini, awak Media Indonews disambut baik serta hangat oleh kepala sekolah (Kepsek) SDN 1 Unyur.

“Kami berharap antara insan pers dengan pihak pendidikan agar tetap bangun sinergitas yang baik dan kokoh. Kedua pihak saling mengisi, bahkan membantu perkembangan dunia pendidikan,” jelas Kepala SDN 1 Unyur, Ida Sa’adiyyah.

Selanjutnya, kata Ida, kegiatan ini merupakan terobosan yang sangat signifikan dan momentum yang sangat tepat sasaran. Dan mumpung masih ada kesempatan untuk berbuat kebaikan dalam rangka meraih kemengan di bulan suci Ramadhan .

BACA JUGA :  Aktivitas SMPN 1 Jeunieb Lumpuh Total Akibat Diterjang Banjir

“Di dalamnya ada segudang keistimewaan dan penuh keberkahan. Maka dari itu kami selaku mengajak kepada seluruh guru dan wali murid untuk bersedekah sesuai niat dari hati masing masing. Serta berbagi melalui bukber dan sanlat juga memberikan santunan berupa sembako kepada sebagian fakir miskin dan yatim di lingkungan SDN I Unyur,” terangnya.

Kemudian secara garis besarnya, imbuh Ida, kegiatan satu tahun sekali ini agar anak-anak mengenal rukun Islam. Tujuannya untuk menanamkan sebuah pondasi agama Islam kepada para siswa siswi terutama cara cara sholat maupun ibadah puasa, termasuk di dalamnya rukun Islam.

“Alhamdulillah selama kegiatan belajar mengajar (KBM) maupun kegiatan bukber dan sanlat, kami tetap menjalankan dan menekan protokol kesehatan (prokes) pada semua peserta,” tutupnya. (Abdurrochim)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Pendidikan