0

CIREBON, INDONEWS – Pasca pengeroyokan serta pemukulan oleh orang tak kenal (OTK) di Blok Kedung Dadap, Desa Beberan, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat, korban masih trauma dan mengaku sering pusing. Bahkan setiap malam ia menjerit ketakutan. Hal itu dikatakan suami korban kepada media ini.

“Sesudah kami pulang dari Cirebon, keesokan harinya istri saya mengeluh dada sesak, engap, pusing dan jatuh pingsan lagi. Akhirnya kami bawa kembali ke RSUD Cileungsi untuk dilakukan pemeriksaan kembali,” kata JR, suami korban yang juga seorang jurnalis media online.

Dijelaskan JR, setiap melihat orang asing, istrinya ketakutan, berteriak jangan pukul lagi.

“Jangan pukul lagi! Jangan pukul lagi,” ucap JR, menirukan histeris istrinya.

JR mengaku akan memantau terus perkembangan kasus terkait pemukulan istrinya, dan memohon supaya kasus ini segera ditangani Polsek Gempol, Polresta Cirebon, Polda Jawa Barat secara profesional, tanpa pandang bulu.

“Semua sama di mata hukum. Tidak ada yang kebal hukum, bila salah harus segera diproses supaya ada efek jera,” tandas JR. (Jaya)

BACA JUGA :  SDN Karadenan Dibobol Maling, Sejumlah Barang Hilang

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Peristiwa