0

DEPOK, INDONEWS — Calon anggota (Caleg) DPR RI Partai Demokrat, Inggrid Kansil berkunjung ke Kantor PWI Depok bersilaturahmi, Jumat (29/12/2023).

Banyaknya keluhan masyarakat Kota Depok terkait masalah Pendidikan terlebih saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) harus mengeluarkan uang puluhan juta rupiah dan banyaknya lahan petani buah Belimbing yang lahannya berubah menjadi Perumahan semi kluster serta meningkatkan UMKM di Depok dan Bekasi menjadi perhatian serius calon anggota (Caleg) DPR RI Partai Demokrat Inggrid Kansil.

“Masalah dunia pendidikan terlebih PPDB setiap Tahun yang ramai dikeluhkan warga Kota Depok, termasuk semakin berkurangnya lahan pertanian buah Belimbing yang menjadi ‘Ikon Kota Depok’ menjadi salah satu perhatian utama untuk ditangani,” kata Caleg DPR RI daerah Pemilihan (Dapil) Kota Depok dan Kota Bekasi, Inggrid Kansil.

Keluhan itu tentunya menjadi perhatian dirinya yang akan semaksimal mungkin memperjuangkan masyarakat Kota Depok maupun Kota Bekasi, agar memperoleh pelayanan pendidikan murah tapi berkualitas di sekolah negeri tanpa adanya oknum yang bermain untuk mencari keuntungan dalam PPDB tahun tahun mendatang.

BACA JUGA :  DPRD Kota Depok Gelar Rapat Paripurna Tahun 2023

“Masalah peningkatan produksi buah Belimbing yang selama menjadi ‘Ikon Kota Depok’ juga menjadi perhatiannya,” ujar alumni IISIP Tahun 1992.

Menurut dia, regulasi peningkatan hasil pertanian khususnya buah Belimbing Dewa Depok sudah dilakukan, bahkan hampir di 34 propinsi se Indonesia membuka gerai.

“Bukan hanya di seluruh pelosok tanah air, tapi hasil petani buah Belimbing selain dibuat jus juga dibuat berbagai makanan yang sudah dikirim ke Jepang, Malaysia, Singapura dan lainnya,” ujarnya.

Terkait dirinya kembali maju menjadi Caleg DPR RI daerah pemilihan Kota Depok dan Kota Bekasi, Inggrid mengaku mendapatkan tugas langsung dan amanah dari Ketua Partai Demokrat AHY untuk kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI dalam kegiatan Pemilu Tahun 2024. (Gustini)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Depok