0

SUKABUMI INDONEWS – Acara workshop dengan protokol kesehatan yang diinisiasi Forum Wakil Kepala Daerah (Forwakada) bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Manajemen Pemerintahan (LPMP) dibuka oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, di Hotel Aryaduta, Bandung, Jawa Barat, Jumat (18/02/22).

Turut hadir, Ketua Umum Forwakada Robby Nahliyansyah, anggota Dewan Pengawas Forwakada Bambang Bayu Suseno, serta 55 Wakil Bupati dan Wakil Walikota se Indonesia.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam sambutannya mengatakan, kepala daerah dan wakil kepala daerah memiliki 2 obyek penilaian, yakni kepribadian dan daya kerja, dimana keduanya harus ditampilkan yang terbaik.

Selanjutnya, Gubernur Jawa Barat juga menyampaikan bahwa dua ratusan lebih negara di dunia, sebanyak 85% perekonomiannya diatur oleh negara-negara anggota G20, yang presidensinya saat ini dipegang oleh Indonesia.

Kemudian, dari 20 negara anggota G20 ini, Indonesia berada di ranking ke-16, dan jika berhasil, pada sepuluh tahun mendatang Indonesia akan berada di urutan ke-10, dan puncaknya pada 2045, Indonesia akan menjadi salah satu negara adidaya.

BACA JUGA :  Kawal Seren Taun Kasepuhan, Polres Sukabumi Terjunkan Personel

Namun demikian, lanjut dia, untuk bisa menjadi negara adidaya, tentunya ada beberapa persyaratannya, yakni yang pertama, sosial dan politik harus stabil, tidak ada pertengkaran yang hanya menghabiskan energi.

“Lebih baik menyintai daripada membenci, lebih baik merangkul daripada memukul,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Sukabumi Andri S Hamami berharap, melalui workshop ini para wakil kepala daerah di Indonesia dapat selalu bekerja sama untuk memberikan pemikiran-pemikiran dan saran guna penurunan stunting dan penurunan kemiskinan di setiap daerah bisa turun, terlebih lebih di Kota Sukabumi.

“Sukabumi Mart dan Kelurahan Entrepreneur Centre (Kece) menjadi program untuk mengentaskan kemiskinan di Kota Sukabumi,” ucapanya.

Di Kota Sukabumi, tuturnya, upaya untuk menekan angka kemiskinan ini dilakukan melalui berbagai pogram dan menciptakan sektor-sektor ekonomi produktif, di antaranya dengan menciptakan S-Mart dan Sukabumi Kece. (Ya/Ndi)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Sukabumi