0

BANDUNG, INDONEWS – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung menggelar rapat Evaluasi Kinerja Badan Adhoc Pemilu 2024, di Sutan Raja Hotel Soreang, Rabu (28/11/2023).

Rapat dihadiri sekitar 900 orang yang berasal dari setiap desa dan kecamatan se Kabupaten Bandung, termasuk para Ketua dan anggota PPK serta Ketua dan anggota PPS.

Evaluasi kinerja badan Adhoc Pemilu 2024 itu juga dihadiri Ketua KPU Jawa Barat Yuni Wahyuni, untuk memberikan pembekalan dan pemahaman kepada PPK dan PPS.

Yuni dalam sambutanya mengatakan, hak pilih di Kabupaten Bandung termasuk 3 Kabupaten terbesar di Jawa Barat setelah Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bekasi.

“Artinya ketika sukses pelaksanaan pemilu di Kabupaten Bandung, berati sukses pemilu di Jawa Barat, itu berarti Kabupaten Bandung menjadi motivasi penentu kesuksesan pemilu nanti,” katanya.

Yuni Wahyuni menyebutkan, 35.714.901 juta dari jumlah DPT se Jawa Barat 2,6 juta ada di Kabupaten Bandung. Adapun jumlah TPS di Jabar mencapai 140.000.457 TPS .

Sementara di Kabupaten Bandung sekitar 11.000 TPS. Artinya ketika Kabupaten Bandung dalam melaksanakan pemilu 2024, akan menjadi motivasi dan optimisme untuk provinsi Jabar sukses dalam pemilu.

BACA JUGA :  Wakili Airlangga Hartarto, Sekjen DPP Golkar Buka Munas SOKSI di Pekanbaru

Yuni atas nama KPU Jawa Barat mengucapkan terima kasih kepada jajaran pemerintah daerah dan DPRD yang telah memotivasi dan juga mensupport KPU Kabupaten Bandung.

“Ini sudah pasti akan menjadi percontohan di 26 kabupaten/kota lainnya,” kata dia.

KPU Kabupaten Bandung juga, kata Yuni, sangat luar biasa satu langkah lebih maju sudah bekerja sama dengan BPJS ketenagakerjaan.

“Bagaimana pun juga ketika aktivitas anggota PPS dan PPK bisa optimal ketika keselamatannya terjamin ini sebuah langkah yang luar biasa dari KPU Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Yuni Wahyuni juga menitipkan kepada PPK dan PPS, bahwa 76 hari lagi jelang pemilu dan sudah dipastikan pada pelaksanaannya akan menjadi momentum yang luar biasa.

“Ada dua momentum yang akan dihadapi pada pesta demokrasi tahun 2024, yakni pemilu dan pilkada.  Alhamdulillah pilkada, pemilu pun sudah klier dengan jumlah 101 miliar,” pungkasnya. (Yani Sumiati/A. Abdurocih S)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Politik