0

BIREUEN, INDONEWS – Barisan Muda Umat (BMU) pusat dibawah pimpinan Imam Besar Tgk H. M. Yusuf A. Wahab yang biasa disapa Tu Sop hingga tahun 2023 telah menyalurkan 113 unit bantuan rumah bagi masyarakat miskin di sejumlah kabupaten/kota di Propinsi Aceh, di antaranya 2 unit rumah yang tengah direnovasi saat ini di Kabupaten Pidie Jaya.

Semua anggaran itu berasal dari sumbangan pribadi yang ada di luar daerah maupun dalam daerah Propinsi Aceh tanpa ada paksaan dari siapa pun.

Hal tersebut dikatakan Ketua Umum BMU Pusat Tgk Muhammad Yusuf M. Nasir yang disapa Abiya Jeunieb saat memberikan arahan dalam acara raker BMU se Aceh serta pelantikan Pengurus DPD Barisan Muda Umat (BMU) Pidie Jaya, Kamis kemarin.

Tgk Muhammad Yusuf M Nasir yang disapa Abiya Jeunieb juga meminta untuk tidak menanamkan sifat kemunafikan.

“Kepada rekan-rekan para pecinta kebaikan, BMU punya moto dan landasan  kehadiran kita tidak pernah mencari-cari muka dan nama. Sebab nama itu diwaktu kita mati semuanya akan berubah, siapa pun namamu, apapun pangkat dan jabatanmu di hari kematian kamu akan dipanggil beri penjelasan, hidup yang sebenarnya adalah hidup setelah kematian ‘maka hidup harus saling tolong-menolong,” katanya.

BACA JUGA :  Ketua PD INAKER Babel Harap Pj. Gubernur Berkerja Sesuai Perintah Undang-undang

“Kepada semua para orangtua, pembina yang ada dalam pemerintahan pihak keamanan tanpa ada bergandengan tangan seiring jalan, maka ini tak akan seiring berjalan pada hakikatnya kita membantu orang lain yang susah di dunia, terbantu kita saat meninggal dunia,” tambahnya.

“Orang Aceh 6 juta jiwa, andai saja perjiwa  kita sedekah 10 ribu saja sebulan sekali, maka kita akan mendapat dana sebulan bekisar Rp60milyar belum lagi dari masyarakat Aceh yang ada diluar negeri seperti Malaysia, Brunei dan Eropa berapa banyak rumah bagi masyarakat miskin bisa dibantu,” urainya.

Ketua Umum BMU Pusat, Tgk Muhammad Yusuf M Nasir yang disapa Abiya Jeunieb berharap kita selaku orang islam berbuat kebaikan, jangan menjadi musuh dalam selimut. (Hendra)

You may also like

Comments

Comments are closed.