0

SUKABUMI, INDONEWS – Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) bersama dengan PT. Asuransi Bintang Tbk melaksanakan penanaman 680 pohon jenis Puspa, di wilayah Hutan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jumat (8/12/2023).

Kepala Balai TNGHS, Irzal Azhar mengatakan, dalam rangka penghijauan kembali hutan, pihak Balai TNGHS bersama dengan PT. Asuransi Bintang Tbk didampingi Kapolsek Cidahu dan Danramil Parungkuda serta Volunteer melaksanakan penanaman pohon di lahan kawasan Hutan TNGHS, terutama di wilayah hutan Blok Cidadap, Desa Girijaya, Kecamatan Cidahu yang beberapa bulan yang lalu mengalami kebakaran, tepatnya pada Senin 2 Oktober 2023.

“Pada kesempatan ini, Balai TNGHS ini terus giat mencanangkan program penanaman pohon dalam rangka mengurangi pemanasan global, karena dengan melakukan penanaman pohon akan menghasilkan Oksigen (O2) yang sangat dibutuhkan manusia,” ujarnya, kepada Indonews.

Selanjutnya, mengenenai kondisi hutan gunung Salak, merupakan hutan yang sangat lebat dengan berbagai macam jenis pohon. Akan tetapi ada kawasan area terbuka (open area) yang memang sedang dilakukan penanaman kembali pohon-pohon terutama jenis Puspa dan Rasamala.

BACA JUGA :  Pengamanan Idul Fitri, Wabup Sukabumi Tekankan Pentingnya Sinergitas

“Nah, di kawasan open area itu kita coba lakukan penanaman kembali secara bertahap melalui kerja sama dengan pihak-pihak lain, seperti dengan PT Asuransi Bintang Tbk ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Marketing dan Sales PT. Asuransi Bintang Tbk, Reni Wati Darma Kusumah mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu program dari Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan PT Asuransi Bintang Tbk setiap tahunnya.

“Untuk kegiatan tahun ini kami coba melakukan penanaman pohon sebanyak 680 pohon jenis Puspa di kawasan Hutan TNGHS melalui kerjasama dengan Kepala Balai TNGHS dan Forkopimcam Cidahu,” katanya.

Reni menambahkan, kegiatan-kegiatan seperti ini sudah beberapa kali dilakukan dan untuk program penanaman pohon di Kawasan TNGHS baru pertama kali dilaksanakan.

Inspirasi ini bagaimana pihaknya berkontribusi untuk mengurangi pemanasan global, mencegah banjir dengan melaksanakan kembali penanaman pohon.

“Intinya bagaiman kita memulihkan kembali oksigen untuk kehidupan di bumi ini dan juga mencegah terjadinya polusi udara, dengan harapan melaui program penaman pohon ini semoga bisa bermanfaat bagi kehidupan manusia, hutan kita dapat terlindungi dan terus kita budayakan menanam pohon,” pungkasnya. (Usep S/ Yogi/ndi)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Sukabumi